Trio Detektif – “Tolong Jupe!”
Itu suara Bob, yang terdengar lewat telepon. Remaja itu sungguh-sungguh berada dalam situasi gawat. Ia disandera komplotan penjahat yang tak mengenal belas kasihan.
Bukan baru sekali ini Trio Detektif terjerumus ke dalam bahaya. Kadang-kadang mereka bisa menyelamatkan diri dengan jalan membeberkan informasi. Dan tepat itulah yang kini dituntut para penjahat yang menyandera Bob. Penjahat-penjahat itu yakin sekali bahwa Trio Detektif mengetahui tempat suatu barang berharga disembunyikan. Padahal kenyataannya tidak begitu!
Bagaimana akal Jupiter agar bisa menyelamatkan Bob?
Jupiter tidak pantas menjadi Penyelidik Pertama tiga sekawan detektif remaja itu, jika ia tidak berhasil menemukan jalan!
Trio Detektif—Jupiter Jones, Pete Crenshaw, dan Bob Andrews—kali ini dihadapkan pada misteri yang berpusat pada sebuah benda kuno: sebuah jam tua yang mulai mengeluarkan suara jeritan menyeramkan di tengah malam. Jupiter, si pemimpin cerdas yang selalu punya ide brilian, Pete, si pemberani yang nggak pernah mundur, dan Bob, si pencatat detail yang selalu jeli, harus memecahkan misteri di balik Jeritan Jam ini.
Kasus dimulai ketika seorang kolektor barang antik meminta bantuan mereka. Jam tua yang diwariskan keluarganya tiba-tiba menjadi sumber ketakutan. Setiap malam, suara jeritan tajam terdengar dari jam itu, cukup keras untuk membangunkan semua orang di rumah. Kolektor, yang awalnya skeptis terhadap cerita mistis, mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres. Rumor tentang “kutukan” jam tua ini dengan cepat menyebar.
Penyelidikan dimulai di rumah kolektor. Jam itu benar-benar unik, dengan ukiran rumit dan kompartemen rahasia yang terkunci rapat. Jupiter memeriksa mekanisme jam dengan saksama, sementara Pete dan Bob mencari petunjuk di sekitar ruangan. Mereka menemukan tanda-tanda goresan di sekitar kunci kompartemen, seolah-olah seseorang mencoba membukanya. Aku langsung tegang membayangkan, apa mungkin suara itu berasal dari sesuatu yang tersembunyi di dalam jam?
Petunjuk berikutnya membawa mereka ke toko antik tempat jam itu pernah diperbaiki. Pemilik toko bercerita tentang sejarah jam itu, termasuk rumor bahwa jam tersebut pernah dikaitkan dengan serangkaian kejadian aneh di masa lalu. Bob mencatat bahwa mekanisme jam terlihat tidak sepenuhnya orisinal, seolah-olah ada bagian yang sengaja dimodifikasi. Pete sempat bercanda kalau mungkin jam itu punya “kehidupan sendiri,” tapi suasana jadi serius ketika mereka sadar ada seseorang yang terus membuntuti mereka selama penyelidikan.
Ketika mereka kembali ke rumah kolektor untuk memeriksa lebih lanjut, suasana makin tegang. Mereka menemukan jejak kaki yang tidak dikenali di ruang bawah tanah, tempat jam itu pertama kali disimpan. Pete hampir terjatuh saat lantai kayu yang rapuh mulai retak, sementara Jupiter dengan cepat memeriksa benda-benda di sekitar ruangan. Aku merasa benar-benar ikut menyusuri lorong gelap bersama mereka.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika Trio Detektif menyusun rencana untuk mengungkap misteri ini. Dengan kecerdikan Jupiter, keberanian Pete, dan ketelitian Bob, mereka akhirnya menemukan apa yang sebenarnya menyebabkan suara jeritan itu. Dan, wow, apa yang mereka temukan benar-benar di luar dugaan! Solusi akhirnya terasa memuaskan sekaligus mengejutkan, membuat cerita ini semakin seru hingga halaman terakhir.
Cerita ini membawa pembaca masuk ke dalam suasana rumah tua yang penuh misteri. Setiap petunjuk, dari suara jeritan hingga mekanisme jam yang aneh, terasa seperti bagian dari teka-teki besar yang perlahan terungkap. Jupiter yang selalu berpikir jauh ke depan, Pete yang siap menghadapi apa pun, dan Bob yang mencatat setiap detail membuat cerita ini hidup dan penuh aksi.
“Misteri Jeritan Jam” adalah kisah yang memadukan ketegangan, teka-teki, dan sedikit sentuhan horor yang bikin bulu kuduk berdiri. Kalau kamu suka cerita misteri dengan elemen barang antik yang penuh rahasia, petualangan ini adalah salah satu yang wajib banget kamu baca!
Review by JIA