Trio Detektif — Setelah sukses memperkenalkan Jupiter Jones, Pete Crenshaw, dan Bob Andrews dalam petualangan pertamanya, seri The Three Investigators kembali mengundang decak kagum. Kali ini, para detektif remaja dari Rocky Beach ini harus memutar otak lebih keras. Salah satu kasus paling unik yang pantas untuk dibedah dalam resensi novel misteri nuri gagap ini adalah Misteri Nuri Gagap (The Mystery of the Stuttering Parrot).
Jeritan Minta Tolong dan Nuri yang Hilang
Semuanya berawal saat Trio Detektif diminta bantuan oleh Alfred Hitchcock untuk mencari burung nuri kesayangan temannya, seorang aktor bernama Malcolm Fentriss. Anehnya, ketika Jupiter dan Pete mendatangi rumah aktor tersebut, mereka justru disambut oleh jeritan minta tolong yang mencekam. Selain itu, mereka diancam oleh pria gemuk misterius bersenjata api yang mengaku sebagai polisi.
Penyelidikan awal mengungkap bahwa nuri bernama Billy Shakespeare itu tidak sekadar hilang. Burung itu dicuri. Keunikan Billy terletak pada kemampuannya mengutip dialog dari drama Hamlet, namun dengan cara yang aneh: ia selalu berbicara dengan gagap. Kasus pencurian ini ternyata hanyalah puncak gunung es dari teka-teki yang jauh lebih besar.
Tujuh Burung Penuh Teka-teki
Trio Detektif segera menyadari bahwa Billy bukanlah satu-satunya incaran. Pencuri gemuk yang menyebut dirinya Mr. Claudius itu rupanya sedang memburu tujuh ekor burung nuri. Semuanya pernah dimiliki oleh almarhum John Silver, seorang pelarian dari Inggris. Sebelum wafat, Silver melatih setiap burung untuk mengocehkan satu kalimat aneh.
Lebih lanjut, kalimat-kalimat rumpang dari burung seperti Little Bo-Peep, Robin Hood, hingga beo cerewet bernama Blackbeard ternyata saling melengkapi. Jika digabungkan, ocehan mereka membentuk pesan sandi yang menunjuk ke arah harta karun tersembunyi peninggalan Silver. Oleh karena itu, Jupiter menggunakan taktik jaring laba-laba bernama “Hubungan Hantu ke Hantu” untuk melacak keberadaan burung-burung lainnya.
Kejar-kejaran di Tengah Kabut
Ketegangan dalam cerita meningkat drastis ketika pihak ketiga ikut campur. Pencuri benda seni kelas kakap asal Eropa, Huganay, rupanya juga mengincar harta karun tersebut. Bob dan Pete bahkan sempat disandera saat sedang membawa salah satu nuri. Namun, berkat ketajaman analisa Jupiter, mereka berhasil memecahkan kode rahasia dan bergegas menuju pekuburan tua di Merita Valley.
Klimaks cerita terjadi di antara deretan nisan tua saat kabut tebal perlahan turun menyelimuti pekuburan. Terjadi adegan kejar-kejaran yang sangat mencekam antara Trio Detektif dengan komplotan Huganay. Bahkan, di bawah ancaman fisik, mereka harus berpacu dengan waktu untuk membongkar tumpukan batu demi menemukan kotak rahasia sebelum direbut oleh penjahat sesungguhnya.
Mengapa Novel Ini Sangat Memikat?
Kekuatan utama dari Misteri Nuri Gagap adalah keberhasilan Robert Arthur Jr. dalam menyajikan plot yang berlapis-lapis. Resensi novel misteri nuri gagap ini membuktikan bahwa petunjuk yang diberikan penulis sangat cerdas dan unik, yaitu dari burung yang bisa bicara. Pembaca diajak untuk ikut merangkai kata demi kata yang terkesan tak masuk akal menjadi sebuah jawaban logis.
Gaya bahasanya yang renyah dipadukan dengan persaingan antara Jupiter dan Huganay membuat ceritanya sangat sulit untuk diletakkan. Buku ini sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang menggemari misteri klasik dengan sentuhan perburuan harta karun.
Akankah Jupiter Jones yang gempal itu mampu mengelabui Huganay di tengah kabut pekuburan? Dan siapakah yang akhirnya akan memiliki lukisan gadis penggembala bernilai ratusan ribu dollar itu? Segera temukan keseruan dan kelucuannya dengan membaca langsung buku ini!